<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KummaraIndonesia | Kummara</title>
	<atom:link href="http://kummara.com/tag/indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kummara.com</link>
	<description>Creativity Beyond Boundary</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 09:25:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>2012, Saatnya SocGamesID Mendunia!</title>
		<link>http://kummara.com/2012/01/2012-saatnya-socgamesid-mendunia/</link>
		<comments>http://kummara.com/2012/01/2012-saatnya-socgamesid-mendunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 07:07:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Eko Nugroho</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[online game]]></category>
		<category><![CDATA[SocGamesID]]></category>
		<category><![CDATA[social game]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kummara.com/?p=5668</guid>
		<description><![CDATA[Semua tentu mengenal FarmVille, salah satu social game paling terkenal saat ini. Pada April 2010 lalu, hanya satu tahun setelah rilis, tercatat lebih dari 77 juta orang memainkan FarmVille. Sebuah pencapaian luar biasa untuk sebuah genre baru bernama social game. Mungkinkah dalam waktu dekat akan ada social game Indonesia yang bisa mencatat prestasi yang sama?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>–Semua tentu mengenal FarmVille, salah satu <em>social game</em> paling terkenal saat ini. Pada April 2010 lalu, hanya satu tahun setelah rilis, tercatat lebih dari 77 juta orang memainkan FarmVille. Sebuah pencapaian luar biasa untuk sebuah genre baru bernama <em>social game</em>. Mungkinkah dalam waktu dekat akan ada <em>social game</em> Indonesia yang bisa mencatat prestasi yang sama?</p>
<p><em>Social game</em> bisa didefinisikan sebagai <em>game</em> (permainan) yang dimainkan di <em>social media</em>. Jenis <em>game</em> ini pertama kali muncul pada tahun 2007 lalu bersamaan dengan semakin pesatnya pertumbuhan <em>social media</em>. Semakin hari industri ini semakin berkembang pesat, yang awalnya hanya merupakan sebuah <em>subgame</em> (dari <em>online game</em>) sekarang menjadi sebuah genre tersendiri.</p>
<p>Pertumbuhan yang sangat pesat tersebut bukannya tanpa kendala. Demi memenuhi tuntutan yang semakin besar, beberapa <em>game</em> yang baru umumnya hanya modifikasi sederhana dari <em>game</em> yang telah berhasil sebelumnya. Sebagian lain bahkan secara terang-terangan hanya mengganti &#8216;<em>make-up</em>&#8216; dan menduplikasi segala hal lainnya.</p>
<p>Tuntutan industri <em>social game</em> yang semakin besar sepertinya masih tidak sebanding dengan kemampuan para <em>game developer</em> untuk menciptakan berbagai judul <em>social game</em> yang berkualitas. Ini mungkin sebuah kendala, tapi mungkin juga merupakan sebuah peluang nyata untuk menghadirkan Social Game Indonesia (SocGamesID) di level dunia.</p>
<p>Seperti halnya mendesain <em>game</em> apapun, yang terpenting ketika mendesain sebuah <em>social game</em> adalah menemukan titik optimal antara kompleksitas cara bermain dengan tingkat kesenangan yang mungkin didapatkan dari aktivitas bermain <em>game</em> tersebut.</p>
<p>Dalam bukunya &#8220;Man, Play, and Games&#8221;, sosiologis Roger Cailois memetakan segala bentuk aktivitas bermain dalam 2 titik ekstrem: <em>paidia</em> dan <em>ludus</em>. <em>Paidia</em> adalah bermain dengan landasan kebebasan berimprovisasi, sedangkan <em>ludus</em> adalah bermain dengan berlandaskan pada peraturan permainan yang detil.</p>
<p>Ketika anak-anak bermainan bersama, mereka bisa menggunakan berbagai media yang ada dan menciptakan aturan-aturan sendiri secara bebas untuk mendukung aktivitas bermain mereka. Kebebasan untuk mencipta, berimprovisasi, dan berimajinasi menjadi landasan permainan mereka (<em>paidia</em>).</p>
<p>Ketika kita bermain catur atau berbagai <em>digital game</em> yang ada umumnya kita harus terlebih dahulu mengerti serta mampu mengikuti berbagai peraturan permainan yang ada agar bisa menikmati permainan (<em>ludus</em>).</p>
<p>Mendesain dan menghadirkan kebebasan untuk berimprovisasi pada sebuah <em>game</em> bukanlah sesuatu yang mudah. Untuk bisa menghadirkan kebebasan bagi pemain untuk berimprovisasi, seorang desainer <em>game</em> umumnya harus mampu menyusun sebuah lingkungan permainan yang sedemikian luas atau kompleks sehingga ada cukup ruang bagi pemain untuk menghadirkan berbagai improvisasinya. Yang menarik, berbagai jenis <em>social game</em> yang sukses umumnya mampu menghadirkan ruang improvisasi yang cukup luas bagi setiap pemainnya.</p>
<p><strong>Social Game Terkait KPK?</strong></p>
<p>Berikut adalah 3 Top Social Game 2011: 1. Gardens of Time (Playdom), 2. The Sims Social (EA), dan 3. Cityville (Zynga). Ketiga <em>game</em> tersebut memberikan ruang bagi para pemainnya untuk menuangkan berbagai improvisasi serta kreasi mereka dalam permainan.</p>
<p>Pada saat bermain, permainan-permainan tersebut juga tetap menghadirkan peraturan permainan yang mampu menjaga jalannya permain tetap menarik dan optimal. Ini yang sesungguhnya menjadi tantangan untuk bisa menghadirkan <em>social game</em> yang berkualitas.</p>
<p>Dengan dukungan yang memadai, segala bentuk permasalahan sosial yang ada di sekitar kita sesungguhnya sangat potensial untuk kita angkat menjadi sebuah <em>social game</em> yang menarik. Dengan menghadirkan ruang berimprovisasi yang cukup bagi para pemain kita juga bahkan bisa menjadikan <em>social game</em> sebagai sebuah media riset yang menarik.</p>
<p>Bayangkan jika kita bisa menghadirkan sebuah <em>social game</em> di mana setiap pemain mengambil peran penyidik KPK yang harus menyelesaikan berbagai kasus korupsi aktual. Semua aktivitas permainan kemudian bisa menghasilkan perspektif menarik bagi penyelesaian masalah-masalah yang ada. Ketika hal tersebut terwujud kita bahkan akan memberi arti baru bagi genre <em>social game</em>.</p>
<p>Penulis yakin bahwa para <em>game developer</em> Indonesia memiliki kemampuan teknis yang cukup untuk bisa menghadirkan sebuah <em>social game</em> menarik dengan berbagai karakteristik sebagaimana tersebut di atas.</p>
<p>Dengan kekayaan konten yang tersedia adalah sebuah hal yang sangat mungkin untuk bisa menghadir <em>social game</em> Indonesia di level dunia. Semoga hal ini akan bisa terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama.</p>
<p>&nbsp;<br />
Disadur dari <a title="detikInet" href="http://www.detikinet.com/" target="_blank">detikInet</a><br />
<a title="2012, Saatnya SocGamesID Mendunia!" href="http://www.detikinet.com/read/2012/01/02/105015/1804489/398/2012-saatnya-socgamesid-mendunia/?i991101105" target="_blank">2012, Saatnya SocGamesID Mendunia!</a> | Eko Nugroho<!-- PHP 5.x --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kummara.com/2012/01/2012-saatnya-socgamesid-mendunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

