News and Updates

HomeMedia CoverageTick Tock Build, Membangun Gembira Meruntuhkan Duka

Tick Tock Build, Membangun Gembira Meruntuhkan Duka

Detikinet

Detikinet

Belakangan ini mungkin saat-saat tersulit buat banyak saudara-saudara kita di sekitar gunung Merapi, Mentawai, dan Wasior. Hingga tulisan ini disusun, tercatat ada ratusan korban jiwa dan ribuan pengungsi dari ketiga daerah bencana tersebut. Di antara ribuan pengungsi tersebut, kita mendapati banyak anak-anak yang mengalami kehilangan besar dalam kehidupan mereka.

Banyak penelitian menyebutkan bahwa rasa aman dan jalinan hubungan yang berkelanjutan dengan orang-orang yang disayangi menjadi kebutuhan utama bagi setiap anak. Bermain, sebagai perwujudan rasa aman dan hubungan yang berkelanjutan, kemudian memegang peranan sangat penting bagi perkembangan diri setiap anak.

Di manapun anak-anak berada, termasuk di area pengungsian, bermain akan selalu menjadi salah satu kebutuhan mereka. Untuk itu, mungkin sudah saatnya kita mulai menyiapkan bentuk bantuan tambahan, bantuan yang akan membantu mereka untuk kembali bermain, berbagi gembira, dan mungkin membantu menghilangkan beberapa kenangan pahit yang ada.

Tick Tock Build adalah satu prototipe board game hasil karya seorang desainer muda Indonesia: Prita Arianti Raditiarini (Seni Rupa dan Desain ITB). Board game ini adalah satu karya kreatif yang luar biasa. Dengan sedikit modifikasi dan bantuan pada proses produksi, penulis yakin karya kreatif ini bisa menjadi sebuah media efektif untuk ikut mendukung pelaksanaan program trauma healing bagi para korban bencana, terutama mereka yang masih anak-anak. Mengambil tema kerja sama untuk membangun satu rumah, board game akan menarik untuk dimainkan oleh siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Dalam board game ini, setiap pemain akan dibekali satu tongkat pendek yang kemudian menjadi perpanjangan tangan mereka. Para pemain kemudian dituntut saling bekerja sama (dalam tim) untuk membangun satu rumah atau dua rumah (untuk versi mahir). Di awal permainan setiap tim akan membuka satu kartu berisi gambar detail dari komponen rumah yang harus disusun, warna atap, warna jendela, warna pintu, susunan dan posisi mereka. Setelah coba diingat, kartu ini kemudian ditutup kembali.

Dalam waktu 5 menit setiap anggota tim harus saling bekerja sama membangun rumah sesuai dengan apa yang tergambar di kartu tersebut. Dengan tema, mekanisme, dan komponen yang sederhana, penulis yakin board game ini akan mampu membangun kegembiraan dan meruntuhkan sedikit duka yang ada.

Board game tentu bukan satu-satunya media yang bisa kita manfaatkan. Ada banyak pilihan media lainnya yang bisa kita optimalkan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi upaya pemulihan dan terapi para korban bencana. Lewat ulasan singkat ini penulis hanya bermaksud untuk berbagi ide sederhana, bahwa board game bisa menjadi lebih dari sekedar media permainan semata. Dengan pemanfaatan yang tepat, board game bisa menjadi satu media berbagi dengan potensi yang luar biasa.

Source: Detikinet

Post Tags - ,

Written by

The author didnt add any Information to his profile yet

Leave a Comment